Sebetulnya Abah sudah
lama ingin buka deposito dengan sistem syariah, tapi mengingat situasi dan
kondisi (sikon) yang belum memungkinkan terpaksa menunda merealisasikan hal tersebut.
Kenapa deposito? dan kenapa harus yang syariah?
Karena deposito
merupakan salah satu cara investasi yang aman, setoran awal yang ringan, profitnya yang lebih tinggi dibanding
tabungan biasa, dan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) jika ada
masalah dengan bank bersangkutan.
Harus menggunakan sistem syariah karena untuk menghindari riba. Abah ini seorang muslim yang sedang mencoba menjalankan hidup sesuai syariat Islam, salah satunya dalam hal financial.
Alhmdulillah Abah sedang punya uang lebih dan sikon pun mendukung, jadi rencananya uang tersebut akan didepositokan.
Sekarang ini ada banyak bank syariah di Indonesia, tapi ada dua bank saja yang jadi pilihan Abah yaitu BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri (BSM).
Setelah baca-baca
website kedua bank tersebut, Abah
berkesimpulan BNI Syariah dan BSM sama bagusnya. Tapi Abah lebih memilih buka deposito di BSM karena faktor lokasi, ada
kantor BSM dekat rumah jadi lebih
irit ongkos.
Hari Jumat 09 Oktober
2015 sekitar jam 10.30 WIB, Abah tiba di Kantor
Kas BSM Manonjaya. Suasana sedang tidak banyak pengunjung
(nasabah) sehingga Abah
langsung diarahkan pak Satpam ke Customer Service (CS) untuk buka
deposito.
Persyaratan untuk
buka deposito yaitu harus punya tabungan BSM. Tabungan ini sebagai tabungan
induk yang berfungsi sebagai tempat keluar masuknya uang deposito kita.
Karena belum punya tabungan
di BSM, maka Abah harus buka rekening tabungan dulu. Abah pilih tabungan BSM
Simpatik yang setoran awalnya Rp.30.000 dan bebas biaya admin. Info lengkap disini.
Selain tabungan BSM, syarat lain yaitu KTP dan
NPWP (tidak ada NPWP juga tidak apa). Kalau buka tabungan atau deposito di kabupaten
tempat bank berada tidak sama dengan di KTP maka harus disertakan surat domisili dari
kelurahan setempat.
Setelah persyaratan
lengkap, CS BSM memberikan formulir tabungan simpatik dan formulir deposito.
Abah isi data-data mengikuti arahan CS BSM yang ramah.
Tahap selanjutnya
formulir yang sudah diisi diproses CS BSM dan tidak berapa lama selesai.
Untuk tabungan
simpatik Abah mendapat buku tabungan dan BSM Card (bisa sebagai kartu ATM dan kartu Debet). Abah isi tabungan dengan
sejumlah uang
yang nantinya akan ditarik secara otomatis oleh pihak BSM untuk jadi setoran deposito.
![]() |
Buku Tabungan Simpatik BSM |
![]() |
Nomor Rekening Tabungan Simpatik BSM |
Untuk depositonya Abah
mendapat bilyet bermaterai (materai dibayar
nasabah) sebagai bukti kepemilikan deposito.
Abah pilih deposito
jangka 1 bulan, nisbah bagi hasil 50:50 dengan sistem ARO (Automatic Roll
Over) yang
otomatis mendepositokan kembali dana tersebut setelah jatuh tempo. Info lengkap
deposito BSM disini.
![]() |
Bilyet Deposito BSM |
Demikian pengalaman
Abah buka Deposito BSM, semoga bermanfaat.
Ps : 1. Bulan depan Abah update
perkembangan saldo depositonya.
2. Kalau mau transfer uang ke
rekening BSM Abah di atas, sok mangga diantos pisan hehehe..
No comments:
Post a Comment